Baterai pada motor berfungsi untuk mensuplai kebutuhan listrik pada komponen - komponen sistem kelistrikan seperti motor starter, lampu-lampu dan sistem kelistrikan lainnya. Yang perlu diingat adalah kapasitas baterai sangat terbatas, sehingga tidak akan dapat mensuplai kebutuhan tenaga listrik secara terus-menerus.
Sebagai pemilik kendaraan, penting mengetahui flasher motor berfungsi untuk apa, agar nanti jika lampu sein pada motor Anda nyalanya redup, itu artinya flasher motornya bermasalah dan perlu diperbaiki. Nah setelah mengetahui fungsi flasher motor, Anda juga perlu mengetahui beberapa jenis-jenis flasher. Adapun jenis-jenisnya yakni sebagai berikut:
Hal ini yang membuat cahaya lampu sangat terpengaruh oleh kecepatan sepeda motor, jadi kalau motor dalam RPM bawah cahaya lampu tidak begitu terang. Tapi kalau motor dalam RPM tinggi maka nyala lampu akan lebih terang, ya walaupun ngga seterang Honda Vario 125 dan 150 LED.
Salah satu kelengkapan sistem instrumentasi pada sepeda motor adalah pengukur kapasitas bahan bakar dalam tangki, dimana sistem ini terdiri dari beberapa komponen antara lain : Variable resitor, yaitu tahanan yang mempunyai nilai berubah-ubah yang berfungsi sebagai perubah arus listrik, yang mengalir pada unit fuel meter. (diletakkan pada kemudi).
Alternator dapat diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan, berikut di antara beberapa fungsi komponen alternator: 1. Mengubah Energi Mekanik Menjadi Energi Listrik. Ini adalah fungsi utama dari alternator, karena komponen ini bekerja dengan mengubah putaran mesin menjadi output listrik AC.
MnBxU8T.
gambar rangkaian lampu sein sepeda motor